Halaman

Senin, 21 Oktober 2013

Ragam Bahasa Indonesia

Ragam Bahasa Indonesia Adalah sebuah jenis bahasa yang bermacam-macam menurut pemakaian dalam keseharian, di zaman sekarang ini banyak yang menggunakan bahasa yang tidak sesuai dengan ejaan dan kalimat yang sudah di tuliskan dalam kamus besar bahasa indonesia
Menurut Dendy Sugono (1999 : 9), bahwa sehubungan dengan pemakaian bahasa Indonesia, timbul dua masalah pokok, yaitu masalah penggunaan bahasa baku dan tak baku. Dalam situasi remi, seperti di sekolah, di kantor, atau di dalam pertemuan resmi digunakan bahasa baku. Sebaliknya dalam situasi tak resmi, seperti di rumah, di taman, di pasar, kita tidak dituntut menggunakan bahasa baku.

Ragam bahasa dalam bahasa Indonesia
1.       Jenis Bahasa dari Segi Penutur
a.    Jenis bahasa idiolek adalah Jenis bahasa yang bersifat perorangan.
b.    Jenis bahasa dialek adalah Jenis bahasa dari sekelompok penutur yang jumlahnya relatif, yang berada pada suatu tempat, wilayah, atau area tertentu.
c.     Jenis bahasa kronolek atau dialek temporal adalah Jenis bahasa yang digunakan oleh sekelompok sosial pada masa tertentu.
d.    Jenis bahasa sosiolek adalah Jenis bahasa yang berkenaan dengan status, golongan, dan kelas sosial para penuturnya. Jenis bahasa ini menyangkut semua masalah pribadi para penuturnya, seperti usia, pendidikan, jenis kelamin, pekerjaan, tingkat kebangsawanan, keadaan sosial ekonomi, dan lain sebagainya.
Jenis bahasa berdasarkan usia yaitu Jenis bahasa yang digunakan berdasarkan tingkat usia.
Jenis bahasa berdasarkan pendidikan, yaitu Jenis bahasa yang terkait dengan tingkat pendidikan si pengguna bahasa.
Jenis bahasa berdasarkan jenis kelamin adalah Jenis bahasa yang terkait dengan jenis kelamin dalam hal ini pria atau wanita.
Jenis bahasa berdasarkan profesi, pekerjaan, atau tugas para penutur.
Jenis bahasa berdasarkan tingkat kebangsawanan adalah Jenis yang terkait dengan tingkat dan kedudukan penutur (kebangsawanan atau raja-raja) dalam masyarakatnya.
Jenis bahasa berdasarkan tingkat ekonomi para penutur.
1)   Akrolek adalah Jenis sosial yang dianggap lebih tinggi atau lebih bergengsi dari Jenis sosial lainya;
2)  Basilek adalah Jenis sosial yang dianggap kurang bergengsi atau bahkan dipandang rendah;
3)  Vulgar adalah Jenis sosial yang ciri-cirinya tampak pada pemakai bahasa yang kurang terpelajar atau dari kalangan yang tidak berpendidikan;
4)  Slang adalah Jenis sosial yang bersifat khusus dan rahasia;
5)  Kolokial adalah Jenis bahasa yang digunakan dalam percakapan sehari-hari yang cenderung menyingkat kata karena bukan merupakan bahasa tulis;
6)   Jargon adalah Jenis sosial yang digunakan secara terbatas oleh kelompok sosial tertentu;
7)   Argot adalah Jenis sosial yang digunakan secara terbatas oleh profesi  dan bersifat rahasia;
8)   Ken adalah Jenis sosial yang bernada memelas, dibuat merengek-rengek penuh dengan kepura-puraan.
2.       Jenis Bahasa dari Segi Pemakaian
Jenis bahasa berkenaan dengan pemakaian atau fungsinya disebut fungsiolek atau register adalah Jenis bahasa yang menyangkut bahasa itu digunakan untuk keperluan atau bidang apa.
Jenis bahasa dari segi pemakaian ini yang paling tanpak cirinya adalah dalam hal kosakata.
3.       Jenis Bahasa dari Segi Keformalan
Gaya atau ragam beku adalah Jenis bahasa yang paling formal, yang digunakan pada situasi-situasi hikmat.
Gaya atau ragam resmi adalah Jenis bahasa yang biasa digunakan pada pidato kenegaraan, rapat dinas, surat-menyurat, dan lain sebagainya.
Gaya atau ragam usaha atau ragam konsultatif adalah Jenis bahasa yang lazim dalam pembicaraan yang berorientasi pada hasil atau produksi.
Gaya bahasa ragam santai adalah ragam bahasa yang digunakan dalam situasi yang tidak resmi.
Gaya atau ragam akrab adalah Jenis bahasa yang biasa digunakan oleh para penutur yang hubungannya sudah akrab.
Jenis bahasa dapat pula dilihat dari segi sarana atau jalur yang digunakan. Misalnya, telepon, telegraf, radio yang menunjukan adanya perbedaan dari Jenis bahasa yang digunakan.
4.       Jenis Bahasa dari Segi Sarana
Ragam bahasa ini lazim dibagi atas ragam lisan dan ragam tulisan. Ada dua hal yang perlu diperhatikan sehubungan dengan perbedaan ragam lisan dan tulisan, antara lain:
Berhubungan dengan suasana peristiwanya. Kalimat dalam ragam tulisan harus lebih cermat, fungsi-fungsi gramatikal harus nyata.
Berkaitan dengan beberapa upaya yang digunakan dalam ujaran, misalnya tinggi rendah dan panjang pendeknya suara serta irama kalimat yang sulit dilambangkan denngan ejaan dan tata tulis yang kita miliki.

1 komentar:

  1. Baccarat in Dublin: Types and Bonuses | Wurrione
    How does a baccarat game differ from an ordinary game? 메리트 카지노 쿠폰 — This is because the betting 인카지노 game can To be successful, the betting odds are 바카라 사이트 displayed,

    BalasHapus